I Will Be Silent
I stand here watching
Listening to you talk
Noticing how you are oblivious
To your hand taking mine.
I look at your eyes
All filled with sorrow
And I am tempted
To take it away
But I made my own rule
To not mess with people
So I will stay silent
As I watch you cry.
I lay there thinking
Wishing you would talk
Wishing you would know
That you took my hand
I wish you would look me in the eyes
All filled with sorrow
And you attempted
To take it away
You said you wouldn't stay
You were tired of messing with people,
You said you didn't want to
Break my heart
To late
But I made my rule
Not to mess with other people
So I will be silent
As I watch you say goodbye
Goodbye
..................
trying 2bsimsucb4
Friday, April 29, 2011
a silent poem by RK
Placed no limit on word
With blotch upon my brain
Meaningful or absurd,
I won't try to explain...
These lines are uncertain
Until the last I find;
My In is tied with sane
And tensity of mind...
The whys are undefined
With what and where and when,
While how is now behind
The slop of hasty pen...
If lost, these words abstain
From thoughts that quickly turn
To blank my head in vain,
Yet combine and discern...
I wonder what they yearn
With passing of each thought;
Can there be things to learn
When nothing I've been taught?
I once knew thoughts to plot,
Which my faint mind forgot;
The blank of mind has caught
My words; so, I'll speak not...
With blotch upon my brain
Meaningful or absurd,
I won't try to explain...
These lines are uncertain
Until the last I find;
My In is tied with sane
And tensity of mind...
The whys are undefined
With what and where and when,
While how is now behind
The slop of hasty pen...
If lost, these words abstain
From thoughts that quickly turn
To blank my head in vain,
Yet combine and discern...
I wonder what they yearn
With passing of each thought;
Can there be things to learn
When nothing I've been taught?
I once knew thoughts to plot,
Which my faint mind forgot;
The blank of mind has caught
My words; so, I'll speak not...
Wednesday, April 27, 2011
baru...
bermula dengan satu rasa yang baru...
namun...
dengan hati yang lama dan impian yang lama...
harap ia kekal selamanya...
namun...
dengan hati yang lama dan impian yang lama...
harap ia kekal selamanya...
Sunday, April 17, 2011
tikam belakang...
Berdepan dengan situasi tikam belakang...
Ceritanya mungkin begini...
****************
Seseorang yang engkau anggap kawan... dan engkau cuma harapkan nilai persahabatan sebagai balasan atas setiap apa yang telah engkau dan dia laksanakan bersama...nilai-nilainya adalah kejujuran, kepercayaan dan keikhlasan...kerana mungkin dirasakan engkau adalah yang terbaek!
Namun tatkala tiba di satu keadaan yang menuntut kesemua nilai-nilai itu disimpan di bawah alas kaki, engkau dengan secara rasminya telah menghunus pisau ke belakang dia yang engkau panggil kawan...
Motif?
Desakan dari rasa sakit hati yang meluap-luap dek jeles dengan apa yang engkau tak dapat atau... desakan dari keingingan untuk hidup lebih bahagia bersama insan yang engkau rasa engkau sayang sangat...atau curahan idea bongok yang engkau terima pakai seadanya berdasarkan kebodohan tahap bangang yang melantun-lantun...atau engkau sememangnya telah terhidu najis keldai lantaran dari itu engkau khayal dan bertindak di luar kesedaran manusia yang berhati budi...atau engkau adalah semua yang disebutkan??? Adoiyaii!
***************
Tahap kesabaran aku, engkau dan dia mungkin berbeza-beza...aku ada garisan yang aku lukis sebelum sesuatu tindakan di luar batasan akal dibuat...engkau? dia?
Aku cuma hairan satu perkara... kenapa perlu diuji kesabaran, kepercayaan dan keputusan yang telah diberi dan dibuat?
Kenapa engkau perlu mencipta situasi yang sungguh kelam dan menyulam kata dengan duri yang berbisa?... FITNAH...
Engkau yang menaburnya berdosa...aku yang kena tabur pun berdosa...puas hati kau?
Itu je yang engkau dapat...? tak... sebab, jika tak kena gayanya (aku rasa gaya kau memang tak kena)...semua itu bakal membuatkan hidup engkau bertabur di kemudian hari... kau tak percaya? Sila teruskan dengan agenda yang engkau dah susun tuh...silakan... aku kat sini akan tunggu dan lihat...dengan rasa yang melonjak-lonjak untuk jeritkan kebenaran di sebalik cerita yang membawa kepada penaburan najis fitnah yang engkau buat ni...silakan...jika engkau guna senjata berekorkan nafsu dan syaitan... aku pula bermohon kepada pencipta makhluk yang Maha Hebat...engkau mahu memperlihatkan kebatilan...aku yakin, insyaAllah kebenaran adalah pasti dan janji Allah adalah pasti!
Apa guna belajar tinggi-tinggi, hingga ke menara gading... jika kebodohan engkau masih lagi setara tahap anjing yang tersepit!
Aku sangat tawar hati dengan pertuduhan yang telah dihamburkan...lalu...aku terfikir sama ada program yang engkau dan aku telah laksanakan perlu diuji semula dan dibuat beberapa pengemaskinian? Perlukah? Aku masih ada dokumennya. Aku masih simpan dan boleh saja di pamerkan di sini...untuk engkau sama-sama mencari bugs dari pengaturcaraan yang dibina...ugut? aku cuma menerai strategi yang engkau tunjukkan nih... nak juga tahu, hebatkah percaturan yang engkau mulakan ini? Well... we’ll see...
Aku...Sangat emo...sangat-sangat emo!!! Sememangnya engkau terlupa kut...
NIAT ADALAH SANGAT-SANGAT TIDAK MENGHALALKAN CARA!!!
"And Those who strive for Us - We will surely guide them to Our ways. And indeed, Allah is with the doers of good," The Spider (Al-Ankabut), 29:69
"And Those who strive for Us - We will surely guide them to Our ways. And indeed, Allah is with the doers of good," The Spider (Al-Ankabut), 29:69
fitnah
Fitnah itu lebih dahsyat [kesan dan akibatnya] dari membunuh. ~ surah al Baqarah Ayat 191 ~
Sesungguhnya orang-orang yang mencetuskan bencana fitnah [untuk memesong dan memporak - perandakan] orang-orang lelaki yang beriman dan orang-orang perempuan yang beriman, kemudian mereka tidak bertaubat, maka mereka akan beroleh azab neraka jahannam (kerana perbuatan keji itu), dan mereka akan beroleh lagi azab api yang kuat membakar (kerana mereka tidak bertaubat).
Surah Al Buruj. Ayat : 10
Fitnah menjadi senjata yang paling murah dan mudah dihasilkan untuk memerangi kebenaran
dan perangilah mereka sehingga tiada lagi fitnah dan jadilah satu - satunya cara hidup [yang diamal] milik Allah [Islam], maka apabila ia telah berakhir maka tiada lagi permusuhan kecuali ke atas orang - orang yang zalim.
Surah al Baqarah. Ayat 193
Dosa fitnah digolongkan sebagai dosa sesama manusia. Justeru, ia tidak diampunkan Allah melainkan orang yang difitnah memberi keampunan. Tentu sukar untuk mengakui kesalahan sendiri dan memohon keampunan daripada orang lain. Dosa fitnah juga menghalang seseorang itu untuk masuk ke dalam syurga. Rasulullah bersabda: “Tidak masuk syurga orang yang suka menyebarkan fitnah”, hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Iman Ghazali dalam buku Ihya Ulumuddin menjelaskan perbuatan membocorkan rahsia orang lain dan menjejaskan kehormatannya dengan cara membuka rahsia yang tidak mahu diketahui orang lain adalah perbuatan adu-domba dan fitnah. Mencari dan membocorkan rahsia orang dilarang Allah seperti di dalam firman-Nya bermaksud: “Dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang lain”. Surah al-Hujuraat, ayat 12.
Sesiapa yang menyebarkan berita berbentuk cacian dan kejian, kecelakaan besar bakal diterima sebagai balasan. Allah berfirman: “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat dan pencela.” (Surah al-Humazah: 1)
Iman Ghazali dalam buku Ihya Ulumuddin menjelaskan perbuatan membocorkan rahsia orang lain dan menjejaskan kehormatannya dengan cara membuka rahsia yang tidak mahu diketahui orang lain adalah perbuatan adu-domba dan fitnah. Mencari dan membocorkan rahsia orang dilarang Allah seperti di dalam firman-Nya bermaksud: “Dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang lain”. Surah al-Hujuraat, ayat 12.
Sesiapa yang menyebarkan berita berbentuk cacian dan kejian, kecelakaan besar bakal diterima sebagai balasan. Allah berfirman: “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat dan pencela.” (Surah al-Humazah: 1)
‘Pulut Binasa, Mulut Merana’
Oleh NORHURIYATINA SALLEH
Oleh NORHURIYATINA SALLEH
http://halaqah.net/v10/index.php?topic=1810.0
Hadis Huzaifah r.a katanya:
Aku telah mendengar Rasullullah s.a.w bersabda:
"Tidak masuk Syurga orang yang suka menabur fitnah".
Aku telah mendengar Rasullullah s.a.w bersabda:
"Tidak masuk Syurga orang yang suka menabur fitnah".
Bermaksud: Awaslah daripada mengumpat kerana mengumpat itu lebih berdosa daripada zina. Sesungguhnya orang melakukan zina, apabila dia bertaubat, Allah akan menerima taubatnya. Dan sesungguhnya orang yang melakukan umpat tidak akan diampunkan dosanya sebelum diampun oleh orang yang diumpat" (Hadis riwayat Ibnu Abib Dunya dan Ibnu Hibbad)
Master Mohamad Khairul Firdauz Bin Anuar Guru Besar Hidayat Jati Spiritual Development CentreSunday, April 10, 2011
sedetik lebih
Setiap nafas yang dihembus
Setiap degupan jantung
Aku selalu memikirkanmu
Setiap degupan jantung
Aku selalu memikirkanmu
Dalam sedar dibuai angan
Dalam tidur dan khayalan
Aku selalu memikirkanmu
Dalam tidur dan khayalan
Aku selalu memikirkanmu
Ternyata ku perlukan cinta dari dirimu sayang
Barulah terasa ku bernyawa
Barulah terasa ku bernyawa
Kasihku ku amat mencintai kamu
Kerana kau beri erti hidup
Ku kan terus mencinta sedetik lebih selepas selamanya
Kerana kau beri erti hidup
Ku kan terus mencinta sedetik lebih selepas selamanya
Di kala penuh ketakutan dengan badai kehidupan
Ku bersyukur adanya kamu
Ku bersyukur adanya kamu
Biarlah kehilangan semua yang dimiliki di dunia
Asal masih adanya kamu
Asal masih adanya kamu
-anuar zain---
telepati...???
Secara etimologi, kata telepati berasal dari kata "TELE" yang berarti "Jauh" dan kata "PATHOS" yang berarti "Perasaan". Karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa telepati merupakan suatu kemampuan untuk merasakan segala sesuatu dari jauh.
http://www.indospiritual.com/artikel_mengenal-ilmu-telepati.html
apa yang mengikat aku dengan kamu ialah 'kebolehan merasai perasaan dari jauh...
berulang kali ia berlaku...
dan ia adalah salah satu punca kenapa aku sangat yakin bahawa kamu akan sentiasa ada di sisi... biarpun jauh...
lalu memang selalunya tepat jawapan kamu tiapkali aku tanyakan dimana kamu?
jawapannya ialah dihatiku...
setiap kali kamu muncul di sms/call...setiap kali itu bunga-bunga sayang ini kian mekar dan berputik...
memang agak menakutkan pada mulanya...dan menjadi kelucuan apabila tiap kali terfikir tentang kamu, taaaaddaaaaa.....sms kamu sampai...setiap kali aku teringin mendengar suara kamu....taaaaddaaaa.....panggilan kamu masuk...wah! hebat, kan? memang hebat!
setelah sekian kali sabtu mengunjungi...
semalam telepati antara kita berlansung lagi...
di saat aku sangat-sangat sedang mengingati kamu...
sms kamu mengejutkan lamunanku...
wow...
dan pagi ini...berlaku lagi..
wow wow...
lalu bagaimana harus ku jelaskan lagi mengenai perhubungan ini?
bagaimana lagi harus ku larikan perasaan ini?
bagaimana aku harus lenyapkan impian ini?
kerana hingga kini...
perasaan ini masih bisa kamu dengar...
masih bisa menembusi dinding kaca yang sangat tebal itu...
dan walaupun hanya perasaan berkata-kata...
aku harap kamu tidak pernah lupa pesanku...
'ingat yer biar apa pun yang terjadi...jangan luper....'
http://www.indospiritual.com/artikel_mengenal-ilmu-telepati.html
apa yang mengikat aku dengan kamu ialah 'kebolehan merasai perasaan dari jauh...
berulang kali ia berlaku...
dan ia adalah salah satu punca kenapa aku sangat yakin bahawa kamu akan sentiasa ada di sisi... biarpun jauh...
lalu memang selalunya tepat jawapan kamu tiapkali aku tanyakan dimana kamu?
jawapannya ialah dihatiku...
setiap kali kamu muncul di sms/call...setiap kali itu bunga-bunga sayang ini kian mekar dan berputik...
memang agak menakutkan pada mulanya...dan menjadi kelucuan apabila tiap kali terfikir tentang kamu, taaaaddaaaaa.....sms kamu sampai...setiap kali aku teringin mendengar suara kamu....taaaaddaaaa.....panggilan kamu masuk...wah! hebat, kan? memang hebat!
setelah sekian kali sabtu mengunjungi...
semalam telepati antara kita berlansung lagi...
di saat aku sangat-sangat sedang mengingati kamu...
sms kamu mengejutkan lamunanku...
wow...
dan pagi ini...berlaku lagi..
wow wow...
lalu bagaimana harus ku jelaskan lagi mengenai perhubungan ini?
bagaimana lagi harus ku larikan perasaan ini?
bagaimana aku harus lenyapkan impian ini?
kerana hingga kini...
perasaan ini masih bisa kamu dengar...
masih bisa menembusi dinding kaca yang sangat tebal itu...
dan walaupun hanya perasaan berkata-kata...
aku harap kamu tidak pernah lupa pesanku...
'ingat yer biar apa pun yang terjadi...jangan luper....'
Subscribe to:
Posts (Atom)
