..................

trying 2bsimsucb4

Thursday, April 30, 2009

Cameron Highland

Setelah 7 tahun berlalu, kaki ini terjejak lagi ke sini. Ternyata banyak kelainannya, terutama sekali di ingatan yang makin hari makin merosot tahap kecekapannya.
Perjalanan selama 2 jam lebih, amat menyeksakan...

Apa taknya? Badan terasa lemah dan seolah-olah mencair setiap kali melepasi lengkok jalan yang sangat bengkok. Hasrat perut yang mahu mengeluarkan isinya terpaksa ditahan,kerana takde benda yang boleh dikeluarkan. Ternyata ada hikmah xsempat bersarapan pg tadi...
Disebabkan nak sampai ke sini agak mencabar tahap ketahanan mengawal minda, maka sebagai reward kepada diri sendiri, 2 kali kaki ini dipaksa menyusuri pasar malam Brinchang. Walaupun setakat membeli stroberi dan bunga dan fridge magnet dan menan aqil dan bunga...esok masih ada agendanya...
Biar indah dan melangit pujian orang pada tempat di luar sana, di sini juga best...

Suasana mungkin berbeza, tapi keselesaan berada di tempat sendiri dengan orang sendiri dan resam sendiri begitu menyenangkan..
Semoga keamanan, kesejahteraan dan kebebasan ini berkekalan...amin.
Mengambil peduli setiap yang ada di sekeliling kita berupaya memuhasabahkan diri agar sentiasa menghargai nikmat yang diberi...
Sebuah kenikmatan jika tidak direnungi dan diambil peduli ia takkan disedari. Kemudian ia hanya disesali bila ditarik pergi tanpa mungkin kembali lagi...


@nuha







Friday, April 10, 2009

Sunan

Betapa keindahan iman bisa menyerlahkan kemuliaan pekerti dan kejernihan peribadi...
Santun tingkah lembut menggegar jiwa...
Saat jelingan menyinggah di hati,

bagai terkesima bicara biarpun tanpa hadir di realiti...
Gerak tari perjalanan bagai tak terjejak keluh dan kesah...
Membasah bibir memuja Pencipta...
Mendidik batin menunduk akur...
Biar betapa hebat diri dipuja, namun ihsan dan ikhlasnya tetap bersandar atas kepercayaan...
Kasih yang tertumpah bisa melukakan jiwa yang memandang..
Amat membahagiakan bila membanjiri sanubari...
Nyatanya, dia tiada berjiwa...
Hadir cuma mengisi minda...
Namun, ruang hati ingin dia mengisi...
Mengkagumi bukan pada paras,
Mengasihi bukan pada budi,
Menyayangi bukan pada bicara...
Pendambaan cuma pada ketaqwaan...
Mengharap kilauan keputihan iman bisa singgah menyaluti hati....



@nuha